Inilah Perbedaan Colocation Server, Dedicated Server, serta Hosting

Colocation Server

Dedicated server merupakan sebuah layanan di mana dalam rangka menyewa server pada penyedia layanan terpercaya, maka website Anda pun mempunyai server khusus sendiri yang umumnya menawarkan kekuatan maupun fleksibilitas luar biasa, tetapi biasanya datang dengan harga premium. Oleh sebab itu, penting melakukan riset untuk dalam memilih menggunakan layanan ini sebelumnya.

Contoh lainnya yaitu pada sebagian besar situs web yang biasanya memulai dengan paket shared web hosting namun website berkembang dan traffic tinggi hal ini menyebabkan shared hosting tidak lagi bisa menangani lalu lintas yang tinggi. Kemudian terdapat pilihan selanjutnya dimana dapat memilih peningkatan baik mencakup peningkatan ke Virtual Private Server (VPS) atau yang Dedicated Server.

Shared hosting kemudian dapat menyimpan situs Anda di server melalui ratusan situs lainnya. Dalam blog pribadi atau bisnis yang sangat kecil, opsi ini cukup tetapi juga bukan merupakan opsi terbaik untuk kinerja karena mampu menyebabkan kehilangan fleksibilitas karena Anda tidak dapat mengonfigurasi sendiri.

Anda yang terbiasa dengan hal-hal yang berhubungan dengan IT, biasanya pasti mengetahui jika terdapat satu lagi jenis server yakni colocation server pula. Kira-kira apa saja ya perbedaan yang membedakan antara colocation server dan dedicated server?

Dedicated server sendiri yang merupakan layanan server  dipergunakan oleh perusahaan besar yang membutuhkan server dengan data yang sangat besar. Beberapa perusahaan besar tersebut pun ternyata yang menggunakan layanan ini akibat dari mendesaknya kebutuhan jumlah data yang tidak biasa. Oleh sebab itu, dedicated server pun dikhususkan dalam rangka akomodasi hal ini.

Selain oleh karena fungsi yang dimiliki cukup berbeda, biasanya dapat ditemukan kesamaan pada kedua server ini. Kemiripan keduanya yaitu terletak pada sistemnya yang sama-sama menyewa sebuah server atau hardware melalui penyedia layanan terbaik dan terlengkap seperti nexdatacenter.com yang dipakai baik oleh perorangan oleh sebuah organisasi, perusahaan, maupun individu.

Perbedaan lain yang terlihat jelas antara dedicated server dengan collocation server ialah tidak adanya sistem sharing bersama dengan pengguna lain.  Berikut kekurangan dedicated server yang juga membedakan dengan colocation server:

  1. Harganya yang memungkinkan lebih mahal

Untuk biaya hosting pada tipe dedicated Server merupakan jumlah biaya yang dibutuhkan melakukan masuk ke dalam kategori mahal. Apabila spesifikasi semakin tinggi maka server yang diinginkan maka semakin mahal pula harga yang harus dibayarkan.

  1. Perlunya memiliki skill advanced

Anda wajib memahami memahami kinerja dan cara kontrol  dari suatu server. Hal tersebut sangat penting supaya dalam pengelolaan dedicated server dapat dilakukan dengan maksimal. Terdapat pula banyak pengaturan di berbagai aplikasi yang harus dilakukan yang mengharuskan Anda harus benar-benar mempelajari pengelolaan data menggunakan dedicated server sebelum menyewanya pada layanan terlengkap  yang ditawarkan nexdatacenter.com.

Hosting pada umunya mempunyai jenis yang bermacam-macam. Dimana salah satu jenis yang sering digunakan oleh banyak pengguna adalah shared hosting. Dalam penggunaannya, Anda akan menggunakan IP address, software, serta hardware yang sama dengan pengguna atau user lain.

Hosting dan colocation mempunyai fungsi yang cukup serupa yakni konsep berbagi wadah. Namun, tak elak bahwa terdapat perbedaan yang cukup mendasar dari kedua hal ini. Selain colocation server, layanan ini dikenal dan familiar juga dengan sebutan cloud hosting yang apabila diperbandingkan dengan hosting biasa, cloud hosting ialah layanan hosting yang memiliki koneksi dengan adanya banyak server berbeda. Sehingga disebut pula bahwa colocation hosting dari nexdatacenter.com memiliki keunggulan di atas dedicated server maupun hosting yang memiliki teknologi terkesan lebih sederhana.

Leave a reply "Inilah Perbedaan Colocation Server, Dedicated Server, serta Hosting"