Mengunjungi Manado, Mengenal Sejarah hingga Satwa Langka

Di bidang pariwisata, Manado adalah salah satu kota yang cukup maju di Pulau Sulawesi. Salah satu objek wisata populer yang bisa dijumpai di wilayah ini adalah Taman Nasional Bunaken. Para wisatawan lokal maupun mancanegara berkunjung ke Bunaken untuk menikmati pesona terumbu karang yang sangat luas dan indah.

Namun, bukan hanya ekowisata saja yang bisa diandalkan di Manado. Seiring dengan pencanangan Manado menjadi Kota Pariwisata Dunia 2010, ada pilihan wisata lain yang cocok bagi Anda yang ingin melacak jejak sejarah di Manado. Selain itu, bagi penyuka hewan, ada pula kesempatan untuk mengenal beragam satwa langka daerah ini.

Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara

Sejak didirikan pada 9 Januari 1991 lalu, di Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara telah terkumpul koleksi benda-benda bernilai sejarah sejumlah 2.810. Seluruh koleksi yang terbagi dalam 10 kelompok ini berasal dari berbagai daerah, seperti Manado, Sangihe, Sitaro, dan Bolaang Mongondow.

Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara

(sumber : dolandolen.com)

Akses berkunjung ke museum sangat gampang karena terletak di pusat kota. Anda bisa datang pada Senin–Kamis pukul 08.30–16.00 WITA, Jumat pukul 07.00–11.00 WITA, atau Sabtu pukul 09.00–14.00 WITA ke tempat ini. Sementara itu, pada Minggu dan libur nasional, museum ini tertutup untuk umum. Dengan berkunjung ke tempat ini, Anda akan lebih mengenal sejarah alam, budaya, dan manusia yang ada dan hidup di Sulawesi Utara.

Taman Purbakala Waruga Sawangan

Masyarakat Sulawesi Utara, khususnya Minahasa, memiliki kebiasaan menguburkan jenazah dengan menggunakan waruga. Waruga adalah semacam kubur batu yang berongga. Bentuknya segi empat dan tingginya 1 meter. Bagian luar waruga biasanya dihiasi oleh ukiran beragam motif. Motif ini melambangkan status sosial, profesi orang yang dikubur, atau daerah asalnya.

Taman Purbakala Waruga Sawangan

(sumber : infoberkualitas.blogspot.com)

Desa Sawangan adalah lokasi ratusan waruga yang dipindahkan pada 1800-an lalu. Pemindahan ini terjadi setelah ada larangan untuk menguburkan jenazah di dalam waruga karena bau yang ditimbulkan serta wabah kolera yang merajalela. Dari Kota Manado, Desa Sawangan bisa dicapai selama 45 menit perjalanan menggunakan kendaraan umum. Jika ingin lebih praktis, Anda juga bisa menggunakan mobil sewaan.

Berkunjung ke Desa Sawangan tentu saja menawarkan pengalaman baru bagi para pelancong. Oleh karena itu, tak heran jika Taman Purbakala Waruga Sawangan menjadi salah satu daya tarik wisatawan di daerah Sulawesi Utara.

Taman Margasatwa Tandurusa

Taman Margasatwa Tandurusa yang berada di Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung ini awalnya didirikan untuk tujuan bisnis. Area yang terletak di tepi Selat Lembeh ini kemudian diambil alih oleh pemerintah. Meskipun tidak terlalu luas, taman ini berisi koleksi hewan langka khas Sulawesi, seperti tarsius, rangkong sulawesi, babi rusa, elang laut, kakaktua hitam, kera hitam, dan ular.

Taman Margasatwa Tandurusa

(sumber : olinggo.com)

Hewan yang paling banyak mendapatkan perhatian pengunjung adalah tarsius, seekor hewan seperti kera tetapi berukuran sangat kecil. Tingginya hanya sekitar telapak tangan orang dewasa atau 15 cm. Matanya besar dan tidak pernah tertutup. Kepalanya bahkan bisa berputar 180 derajat. Ini adalah jenis binatang nokturnal yang bisa dijumpai pada malam hari.

Untuk tiba di Taman Margasatwa Tandurusa ini, Anda memerlukan waktu sekitar 1-2 jam perjalanan dari Manado. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum berupa bus untuk mencapai tempat ini.

Nah, apakah Anda tertarik untuk mengunjungi 3 objek wisata bersejarah yang ada di Manado tersebut? Jangan lupa, jika ingin mencari hotel murah di Manado, manfaatkanlah aplikasi Airy Rooms untuk memesan hotel.

Airy Rooms Manado

Sebagai jaringan hotel paling besar di Indonesia dengan jumlah properti paling banyak, Airy Rooms juga menawarkan berbagai fasilitas yang lengkap dan oke. Ada 7 jaminan kenyamanan yang ditawarkan, antara lain shower air hangat dan perlengkapan mandi, tempat tidur bersih, air minum dan WiFi gratis, serta AC dan TV layar datar. Jadi, tunggu apa lagi?

Mengunjungi Manado, Mengenal Sejarah hingga Satwa Langka | amien | 4.5